Home / Artikel / TRAVEL & LIFESTYLE / Setelah Travelling Kok Teman Malah Semakin Menjauh? Simak 7 Tips Ini Agar Kamu Tidak Salah Memilih Travel Buddy!

Setelah Travelling Kok Teman Malah Semakin Menjauh? Simak 7 Tips Ini Agar Kamu Tidak Salah Memilih Travel Buddy!

by Petty Fathia Kamis, 06 Oct 2016 21:52 919 - TRAVEL & LIFESTYLE

bg-reg

Setiap orang memiliki gaya travelling yang berbeda - beda. Ada yang suka solo travelling, ada juga yang lebih suka travelling ramai - ramai bersama teman - teman karena lebih menyenangkan atau mungkin berdua saja dengan seorang travel buddy. Bagaimana ya jika travelling yang akan kamu lakukan hanya bersama seorang teman? Kira - kira dia bisa menjadi travel buddy yang baik gak ya? Hati - hati, CeweQuat, konon katanya travelling bisa mendekatkan atau menjauhkan sebuah hubungan, termasuk hubungan pertemanan!

Supaya kamu gak salah pilih travel buddy untuk liburanmu, ada baiknya kamu menganalisa dahulu siapa yang akan menjalani hari - hari liburan denganmu. Kamu pasti gak mau kan liburanmu yang sudah dibayangkan akan menyenangkan, malah membawa hal yang tidak menyenangkan sepanjang liburanmu, apalagi jika kamu pergi dalam kurun waktu cukup panjang. Don't ever let anyone turn your vacation into disaster!

Nah, sekarang simak dulu, yuk 7 tips bagaimana cara memilih travel buddy yang tepat untuk liburanmu. Berikut ulasannya :

 

 

TIPE TRAVELLER SEPERTI APA KALIAN?

 

Ke mana tujuanmu untuk liburan? Pertanyaan paling utama ditanyakan ketika ide liburan muncul ini sangat penting, CeweQuat. Karena setiap orang memiliki selera berbeda tentang berlibur. Beberapa ada yang suka dengan liburan ala backpacker, yaitu selama biaya yang dikeluarkan low-budget dan mendapatkan pengalaman terbaik, all is fine. Tapi, beberapa orang juga lebih menyukai "berlibur cantik" alias tidak suka ala backpacker, mereka menginginkan pengalaman terbaik sekaligus nyaman.

Sebelum menentukan tempat, bicarakan terlebih dahulu dengan travel buddy-mu, mereka menginginkan liburan seperti apa? Jika sudah tahu, cari beberapa tempat tujuan sebagai alternatif dan tentukan pilihannya bersama - sama.

 

 

COCOK DALAM KESEHARIAN BELUM TENTU SERU DIAJAK TRAVELLING


 

"Dia seru banget kalau diajak ngobrol, pasti bakalan seru deh kalau travelling sama dia!"

Jangan salah, CeweQuat. Tidak semua orang yang supel dan asik diajak ngobrol akan menjadi travel buddy yang menyenangkan juga. Mereka pastinya akan tetap menyenangkan menjadi teman bicara selama travelling, tapi belum tentu selama masa travelling tersebut kalian akan mendapatkan kualitas pembicaraan yang sama seperti saat kamu hang out. Hang out tidak sama dengan travellingTravelling membutuhkan hal yang lebih kompleks daripada sekedar ngobrol dan tertawa.

Untuk menentukan si supel ini adalah travel buddy yang menyenangkan atau tidak, kalian mungkin harus flashback dahulu ke hubungan internal pertemanan kalian selama ini. Apakah dia teman yang loyal dan mau berbagi? Atau malah dia cenderung egois dan kadang malah tidak peduli dengan perasaan orang lain? Analyze it wisely, ya!

 

 

PERHATIKAN KEBIASAANNYA

Kebiasaan orang pun banyak macamnya, malahan kadang ada yang aneh dan membuatmu sedikit terganggu. Travelling yang perlu jangka waktu beberapa hari misalnya, kamu harus bisa menghadapi kebiasaan yang mungkin jarang terlihat ketika kamu bersama teman - temanmu setiap harinya. Seperti, gaya tidurnya, apakah dia mendengkur dan ternyata kamu tidak bisa tidur dalam keadaan berisik? Apakah dia light sleeper dan kamu tidak bisa tidur jika cahaya lampu tidak dimatikan? Hal - hal sesederhana itu harus dibicarakan bersama sebelum kamu memutuskan untuk beli tiket dan berangkat bersama dia, CeweQuat.

 

 

TENTUKAN ITINERARY BERSAMA - SAMA

 

Setelah menemukan tempat tujuan yang pas untuk kalian bersama, jangan lupa susun rundown atau itinerary travelling kalian selama di sana, tentu saja hal ini hanya dilakukan jika kalian berniat tidak mengambil paket tour dari travel agent, ya. Yang perlu diingat, dalam menentukan itinerary ini dibutuhkan komitmen dan rasa kepedulian terhadap hal yang diinginkan oleh travel buddymu. Jadi, jangan sampai ketika itinerary sudah ditentukan, saat dijalankan malah tidak patuh dengan waktu dan malah mengakibatkan salah satu tujuan antara kalian berdua malah tidak jadi dikunjungi. Itu akan mengakibatkan perselisihan, lho!

Masing - masing dari kalian pasti memiliki keinginan untuk mengunjungi tempat tersendiri dan akan ada perdebatan soal itu. Berdebatlah secara sehat dan menyenangkan. Travelling juga mengajarkan untuk belajar mengalah, CeweQuat. Jika memang keinginan berkunjung yang kamu miliki dengan travel buddymu berbeda, kalian harus mengatur porsi itinerary tersebut seadil mungkin. Misalnya kalian memiliki total 4 hari berlibur, berarti supaya adil dibagi rata saja, 2 hari adalah tempat yang kamu banget dan 2 hari berikutnya adalah tempat yang ingin dikunjungi travel buddymu. Atau bisa juga dengan menyiasati dari jumlah tempat yang ingin dikunjungi, kemudian disesuaikan dengan waktu yang tersedia, tidak harus sesuai porsi hari.

 

 

JANGAN BERGANTUNG KEPADA TEMANMU

 

Ada satu kasus di mana seorang travel buddy sudah pernah mengunjungi tempat tersebut dan kamu ingin pergi ke sana. Karena travel buddymu menyukai tempat tersebut dan berkata sudah menguasai keadaan jalan di sana, maka dia setuju untuk pergi lagi ke sana bersama kamu. Tapi, ternyata ketika sampai di tempat tujuan berlibur, dia malah lupa rute jalan dan malah membuat kalian berdua tersasar karena kamu pikir dia akan jadi travel buddy yang sekaligus menjadi travel guidemu, jadi kamu sama sekali tidak mencari tahu tentang rute jalan.

Dari kasus di atas, kamu bisa menjadikan itu sebagai pelajaran bahwa meskipun travel buddymu tahu seluk beluk tempat berlibur kalian, kamu juga harus mencari tahu sendiri bagaimana keadaan di sana. Tidak hanya persoalan jalan, CeweQuat, banyak persoalan lain seperti meminta tolong membawakan suatu barang penting juga lebih baik tidak perlu dilakukan. Selagi hal tersebut bisa kalian handle sendiri, lakukanlah.

 

 

SEBERAPA BANYAK KAMU BISA MEMBERIKAN TOLERANSI

Jika saat hari - hari biasa saja kamu sulit memberikan toleransi terhadap sifat - sifat travel buddymu, maka bisa dibilang rasa toleransi itu akan semakin sulit kamu berikan pada waktu kamu berlibur bersamanya. Karena pada hari - hari biasa, mungkin kamu dapat menghindar apabila sedang berseteru dengannya atau terlalu sibuk mengurusi hal lain sehingga kamu pun lupa hal apa yang tadinya membuatmu sebal, tetapi pada saat travelling, kamu akan stuck bersamanya selama 1X24 Jam. Dapatkah kamu mengalahkan rasa tidak menyenangkan yang timbul di dalam hati kepada travel buddymu saat itu juga? Coba jujur saja pada dirimu sendiri, pasti akan terasa sulit mengembalikan ke level normal jika moodmu sudah terlanjur berantakan. Kamu tentu gak mau kan seluruh rencana berantakan karena kamu tidak bisa mentoleransi sikap menyebalkan travel buddymu saat liburan?

 

 

JANGAN MEMAKSAKAN

 

Ketidakcocokanmu dengan travel buddy yang kamu pilih biasanya sudah akan terlihat dari proses kalian merencanakan sebuah perjalanan. Tidak perlu memaksakan diri apabila memang kamu sendiri kurang sreg bepergian dengannya. Berikan alasan yang logis tapi juga jangan sampai menyakiti perasaannya. Semua kembali lagi kepada dirimu sendiri, apakah benar - benar ingin meneruskan proses perjalanan sampai hari H atau stop saja. Alternatif lain, kamu mungkin bisa mengakalinya dengan cara mengajak satu sampai dua orang lainnya untuk bergabung dengan kalian, supaya ada penengah dalam segala situasi.

 

 

Memiliki teman liburan memang menyenangkan, mengetahui bahwa kamu tidak pergi sendirian. Sebagai perempuan bijak, ada baiknya kamu mengkoreksi diri kamu sendiri dahulu sebelum menganalisa orang lain. Sebab, bagaimanapun sikap orang lain ditentukan dari bagaimana kita memperlakukan orang tersebut. Jika kamu ingin dihargai, hargailah temanmu terlebih dahulu. Jika kamu sudah melakukannya tapi dia ternyata tidak berbuat hal yang sama denganmu, itu bukan salahmu.

Semoga liburanmu menyenangkan ya, CeweQuat!


0 Comment




Welcome to the community

Komunitas kita adalah wadah untuk komnunitas pengguna operator XL, dan disini setiap member bisa saling berbagi informasi dan saling membantu.
  348
  31/08/2016

Top Member

Indy Sumaryo

33
Petty Fathia

8
ActionCOACH South Jakarta

3
Saskia Wahyu Riani

2
bunga mega

2

NEWSLETTER